Senin, 30 November 2020

Universitas Diponegoro Meraih Peringkat Pertama Penerima Program World Class Professor (WCP) 2020

World Class Professor (WCP) adalah program yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mengundang para professor kelas dunia dari berbagai PT ternama di luar negeri sebagai visiting professor untuk ditempatkan di berbagai PT di Indonesia.

Program ini dimaksudkan agar dosen/peneliti dapat berinteraksi dengan professor ternama dan unggul sehingga bisa meningkatkan akademis, kompetensi, kualitas dan kontribusinya bagi pengembangan IPTEK dan penguatan sistem Inovasi Nasional dalam upaya pemanfaatan seoptimal mungkin keragaman dan kekayaan sumber daya alam Indonesia bagi kesejahteraan sebesar-besarnya rakyat Indonesia.

Pada program ini Universitas Diponegoro berhasil meraih peringkat pertama pada kompetisi program hibah World Class Professor (WCP) tahun 2020. Prestasi tersebut diumumkan oleh Dikti pada tanggal 10 Agustus 2020.

Program World class professor (WCP) dibagi menjadi dua, yaitu skema A, dan skema B, namun oleh karena akibat adanya pandemi COVID-19, hanya skema B yang ditawarkan oleh DIKTI dan pelaksanaannya melalui daring (online). Dari lebih 60 pelamar, hanya 34 pelamar yang dinyatakan lolos sampai tahap akhir dan Undip menempatkan 5 orang dosennya sebagai penerima program WCP skema B tahun 2020. Ini merupakan jumlah terbanyak dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia yang mengikuti program tersebut.

Pada kompetisi ini, UNDIP mengikutkan 5 dosen pelaksana kegiatan World Class Professor (WCP) Skema B yang berhasil lolos dalam kompetisi ini, yakni

1.    Prof. Ir. Retno Murwani, M.Sc., M.App.Sc., Ph.D., (FPP/Lab Terpadu) dengan mitra WCP Prof. Anthony J. Sinskey (Massachusetts Institute of Technology, USA)

2.    Prof. Dr. Denny Nugroho Sugianto, S.T., M.Si., (FPIK/Lab Terpadu) dengan mitra WCP Prof. Dr. Andrivo Rusidy (National University of Singapore)

3.    Ahmad Ni’matullah Al-Baarri, S.Pt., M.P., Ph.D., (FPP) dengan mitra WCP Prof. Shigeru Hayakawa (Kagawa University, Japan)

4.    Dr. Muhammad Helmi, S.Si., M.Si. (FPIK/PUI CoREM) dengan mitra WCP Prof. Sucharita Gopal (Boston University, USA)

5.    Dr.Sc. Anindya Wirasatriya, S.T., M.Si., M.Sc. (FPIK/Dept Oseanografi) dengan mitra WCP R. Dwi Susanto, PhD, (University of Maryland, USA)

Sumber : https://www.undip.ac.id/post/17030/undip-raih-peringkat-pertama-penerima-program-world-class-professor.html

Jumat, 27 November 2020

Webinar Nasional : Lingkungan di Indonesia Era UU Cipta Kerja 2020

SEMARANG – Universitas Diponegoro (UNDIP) telah menyelenggarakan Webinar Nasional yang diprakarsai oleh Program Doktor Ilmu Lingkungan (DIL) Rabu (25/11/2020). Seperti diketahui bersama, masalah lingkungan menjadi salah satu sektor yang terkena dampak pelaksanaan UU Cipta Kerja. Ada banyak elemen yang semula diatur dalam UU Lingkungan Hidup mengalami perubahan. Menyikapi kondisi ini, Program Doktor Ilmu Lingkungan UNDIP menggelar Webinar Nasional untuk menemukan solusi atas permasalahan yang potensial terjadi akibat perubahan tersebut.

Mereka yang menjadi narasumber webinar ini adalah Direktur Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ir Ary Sudijanto M SE, juga ada Ketua Umum DPP Inkalindo (Ikatan Pengkaji Lingkungan Hidup Indonesia) Dr Poerna Sri Oetari MSi, serta Dosen Fakultas Hukum UNDIP Dr Lita Tyesta ALW SH MHum. Webinar dimoderasi oleh Ketua Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan, Dr Hartuti Purnaweni MPA.

Dalam webinar tersebut Pemerintah melalui Direktur Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ir Ary Sudijanto M SE, mengungkapkan strategi pengendalian dampak lingkungan yang diatur dalam UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Dalam forum itu juga dinyatakan bahwa pengendalian lingkungan makin kuat karena didukung teknologi tinggi dalam pengawasan dan implementasinya.

Ary Sudijanto mengatakan bahwa pengendalian lingkungan yang semula berbasis pada perijinan, dalam UU Ciptaker diubah menjadi berbasis pada risiko. Perubahan itu memang memberi kemudahan tapi tidak mengubah komitmen untuk menjaga lingkungan. Menurut Ary, untuk usaha yang memiliki risiko besar, tetap ada keharusan melampirkan analisa dampak lingkungan (Amdal), sementara untuk yang risikonya kecil pengawasan lingkungannya masuk dalam Nomer Induk Berusaha (NIB). Dalam pembuatan Amdal, pemerintah melibatkan masyarakat pada pengertian yang lebih luas dalam konsultasi publik dan pengumuman.

Pada intinya,  UU Ciptaker melingkupi semua aspek lingkungan, baik itu izin lingkungan, Amdal untuk industri, izin pengelolan dan lainnya. Dalam UU Ciptaker juga ada pembagian jenis usaha dan atau kegiatan berdasarkan dokumen UU. Pemerintah saat ini menerjunkan tim aspirasi untuk menjaring penyempurnaan pelaksanaannya.

Terkait dengan sanksi pidana dalam penerapannya, dipastikan masih tetap ada, khususnya sebagai sanksi untuk tindak pencemaran. Sementara ketentuan denda adminsitrasi juga dibuat dengan hitungan tersendiri yang lebih masuk akal. Misalnya untuk baku mutu air limbah terkait sanksi adminnistrasi akan dihitung berdasarkan kesalahannya. Bahkan terkait dengan kesehatan, keselamatan dan lingkungan hidup, maka ada sanksi administrasi untuk memperbaki serta denda bagi perusahaan. 

Sumber : https://www.undip.ac.id/post/17025/pemerintah-ungkap-strategi-pengendalian-lingkungan-uu-ciptaker-di-webinar-dil-undip.html 


 

Rabu, 25 November 2020

Prof. Yos : Semakin Tinggi Jabatan Semakin Besar Tanggung Jawab

Semarang (24/11) – Universitas Diponegoro kembali meyelenggarakan upacara pelantikan pejabat pada pagi hari Rabu, 24 november 2020. Upacar pelantikan ini bertempat di Hall Gedung SAMWA Undip, terdapat enam orang pejabat yang dilantik secara langsung oleh Rektor Undip.

Adapun pejabat yang dilantik adalah Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan dan tiga orang menduduki jabatan Ketua Program Studi yaitu Edy Surahmad, S.Pd., M.Si. (Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan); Dr. Suryono, S.Si., M.Si. (Ketua Program Studi Doktor (S3) Sistem Informasi); Dr. Budi Warsito, S.Si., M.Si. (Ketua Program Studi Magister (S2) Sistem Informasi); Dr. Andriyani, S.E., M.M. (Ketua Program Studi D3 Manajemen PSDKU). Dilanjutkan dengan Pengangkatan Pertama dalam Jabatan Fungsional Fisioterapi dan Fungsional Pustakawan, dengan melantik Idiawati Nurlim, S.Ft. (Fisioterapi Ahli Pertama) dan Bekti Iskandar, S.Hum. (Pustakawan Ahli Pertama).

Upacara pelantikan dihadiri juga oleh para Wakil Rektor, para Dekan, Ketua Senat Akademik, Wakil Ketua MWA, serta para pejabat di lingkungan Universitas Diponegoro. Acara ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan keputusan pelantikan pejabat. Pengambilan sumpah jabatan dipimpin oleh Rektor Undip Prof.Dr.Yos Johan Utama, SH., M.Hum. dengan didampingi oleh rohaniawan. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan surat serah terima jabatan, dilanjut dengan pelantikan jabatan oleh Rektor Undip.

Acara selanjutnya adalah sambutan dari Rektor UNDIP. Dalam sambutannya, Rektor Undip, Prof. Yos menegaskan bahwa pejabat struktural dan fungsional memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama. Semua yang bekerja di Undip berperan dalam membantu mahasiswa dan memajukan Undip, sehingga memiliki tanggung jawab yang sama untuk melaksanakan tugas sesuai yang telah disumpah. Dibalik pelantikan ini ada banyak tanggung jawab yang diemban, terutama tanggungjawab terhadap kesejahteraan rakyat Indonesia, dengan upaya mengamalkan Pancasila dan membangun NKRI.


 

Selasa, 24 November 2020

Prestasi Sekolah Vokasi UNDIP dalam Olimpiade Vokasi Indonesia 2020

SEMARANG – Tim mahasiswa dari Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro Semarang berhasil meraih prestasi di ajang Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) 2020 yang diselenggarakan di Fakultas Vokasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. Kompetisi OLIVIA 2020 merupakan ajang kreasi yang sekaligus juga mengasah kemampuan mahasiswa membangun jaringan dan melakukan kolaborasi dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya.

Dekan Sekolah Vokasi Undip, Prof Dr Ir Budiyono MS, memberikan apresiasi atas apa yang diraih para mahasiswa program vokasi Undip di ajang OLIVIA 2020.  Dia mengungkapkan prinsip lembaga selalu mendorong agar mahasiwa terus berprestasi.

Dari empat kategori yang dilombakan dalam Olimpiade Vokasi Indonesia 2020 (OLIVIA 2020), tim mahasiswa  Vokasi UNDIP meraih empat pengahargaan, yaitu sebagai Juara 2 dan Juara 3 LKTI Kategori Saintek, Juara 3 LKTI Kategori Sosial dan sertifikat penghargaan untuk kompetisi Video Edukasi. Adapun OLIVIA 2020 sendiri melombakan empat kategori, yaitu Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Saintek, LKTI Sosial, Video Edukasi, Design Website.

Dalam LKTI Kategori Saintek, mahasiswa Undip sebagai Juara 2 melalui karyanya bertema “Aplikasi Berbasis IOT untuk Mencegah dan Mengendalikan Kerumunan Masyarakat Pada Era New Normal”. Dalam karya ini mahasiswa Undip berkolaborasi dengan mahasiswa UGM.  Sedangkan untuk karya berjudul Fable (Face Shield Biodegradable) Aplikasi Teknologi Virtual Reality Upgrading Development New Era yang meraih Juarai 3 LKTI Saintek, mahasiswa Undip personel Politeknik Negeri Semarang.

Karya mahasiswa Undip yang meraih Juara 3 Kategori LKTI Sosial bertema Solusi Distribusi Logistik Kemanusiaan Pasca Bencana dalam Era New Normal di Jakarta. Undip menggandeng Poltekkes Kemenkes. Adapun penghargaan sertifikat untuk karya Video Edukasi Pencegahan Covid-19 Bagi Penyandang Disabilitas, merupakan kolaborasi antara Undip dan Institut Pertanian Bogor.

Perlu diketahui, OLIVIA merupakan agenda tahunan dari Forum Perguruan Tinggi Vokasi Indonesia (FPTVI). Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai media pengembangan keilmuan, menciptakan budaya sebagai problem solver, menciptakan generasi muda yangg kritis dan tetap produktif.

Kegiatan itu juga dimaksudkan untuk menjalin kerjasama yang berkesinambungan, khususnya pendidikan vokasi di Indonesia. Karena itu tempat pelaksanaannya berpindah-pindah, semua berkesempatan menjadi tuan rumah. Untuk tahun 2020 ini terpilih sebagai tuan rumah adalah Fakultas Vokasi Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya.

Sumber : https://www.undip.ac.id/post/16989/tim-undip-berkibar-di-olimpiade-vokasi-indonesia-2020.html


Senin, 23 November 2020

Universitas Diponegoro Meraih Juara Umum Pada Ajang Medical Online Championship (MOC) 2020

Universitas Diponegoro berhasil meraih juara umum pada ajang Medical Online Championship (MOC) 2020 yang digelar oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang bekerjasama dengan Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI), dan Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI). Pada ajang yang untuk pertama kalinya digelar tersebut, Tim Undip berhasil lolos final di 5 cabang dari 6 cabang yang dilombakan, sehingga akhirnya meraih 3 medali emas dan 2 medali perak.

Prestasi yang diraih oleh mahasiswa UNDIP antara lain juara I pada bidang  Neuropsychiatry, yang diraih oleh Iskandar Hermanto dan Maulidina Amalia Putri. Juara II pada bidang Digestive, yang diraih oleh Muhammad Mufaiduddin dan  Vito Etenio Ade Laryan.

Juara I pada bidang Genitourinary, yang diraih oleh Josephine Fiona Sucahyo dan Vania Verina Himawan. Dan Juara I pada bidang Musculoskeletal yang diraih oleh Damianus Galih Panunggal dan Harold Jefferson Matthew Charlex. Juara II pada bidang Cardiorespiratory  yang diraih oleh Muhammad Mufaiduddin dan  Vito Etenio.

Sumber : https://www.undip.ac.id/post/16991/undip-juara-umum-moc-2020-dengan-meraih-3-medali-emas-dan-2-medali-perak.html

 

Sabtu, 21 November 2020

Webinar Sosialisasi Netralitas Aparatur Sipil Negara

 

Pada hari Jum’at, 11 November 2020 Universitas Diponegoro telah menggelar Webinar dengan tema tema “Membangun Meritokrasi dan Demokrasi Indonesia” yang bertempat di auditorium FISIP UNDIP. Webinar tersebut merupakan kerjasama UNDIP dengan Komisi Aparatur Sipil Negara dan IAPA (Indonesian Asscociation for Public Administration) atau yang biasa disebut sebagai Asosiasi Ilmu Administrasi Negara/Publik Indonesia.

Webinar ini dihadiri oleh Rektor Undip Prof. Yos Johan Utama, Dekan Fisip Dr. Hadi Wasono, dan lebih dari 300 partisipan dari kalangan pemprov, pemkot, dan pemda di Jawa Tengah. Dalam sambutannya, Rektor Undip Prof. Dr.Yos Johan Utama,SH.,M.Hum. mengatakan bahwa pola-pola kampanye pada tahun ini akan jauh berbeda dikarenakan pandemi covid-19. ASN dituntut berkomitmen pada negara dengan adanya undang-undang dan peraturan yang telah memayungi ASN saat ini berkaitan dengan netralitas dalam berpolitik. Prof. Yos mengungkapkan bahwa meritokrasi yang kuat, akuntabel, dan obyektif merupakan kunci untuk mencegah keterlibatan ASN bergerak dalam politik.

Sementara dari DPP IAPA Drs. Muh Aziz Muslim,M.Si. mengatakan bahwa seminar ini diadakan beberapa kali di berbagai daerah kerjasama antara Komisi Aparatur Sipil Negara dan IAPA sebagai wujud netralitas ASN. Netralitas seorang ASN perlu dikawal tidak hanya dalam pilkada. Komitmen netralitas ASN harus menjadi pemahaman semua pihak dari ranah politik.

Adapun sambutan Gubernur Jateng yang diwakili Plh. Sekda Jateng Ir. Dyah Lukisari M.Si menyampaikan bahwa pilkada yang berkualitas merupakan modal dari kehidupan demokrasi yang baik dalam kehidupan bernusa dan bernegara dengan netralitas dari ASN. ASN dianggap sebagai sorotan yang harus netral karena dengan jumlah yang besar dapat menjadi pendukung dari salah satu petahana politik. Dyah mengungkapkan bahwa ASN saat ini telah dipayungi oleh regulasi-regulasi yang baik untuk mengikatkan diri pada kode etik ASN untuk loyal mengabdi kepada masyarakat dan pemerintah tanpa harus melihat referensi politik pada dirinya.

Sumber : https://www.undip.ac.id/post/16974/undip-gelar-sosialisasi-netralitas-asn-secara-daring.html



Jumat, 20 November 2020

Dominasi Teknik Perkapalan UNDIP dalam Kompetisi Kapal Cepat Tak Berawak Nasional 2020

Mahasiswa  Universitas Diponegoro berhasil meraih prestasi gemilang dengan hasil karyanya yang mendapat juara dalam Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional 2020. Tim mahasiswa berasal dari Teknik Perkapalan yang menjadi perwakilan UNDIP untuk berpartisipasi dalam acara yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.

KKCTBN 2020 yang diadakan di Universitas Muhammadiyah Malang ini mengangkat tema “Inovasi Teknologi Kemaritiman dalam Penanganan Covid-19”. UNDIP mengirimkan empat tim mahasiswa dan berhasil meraih juara dengan desain yang mereka ciptakan. Acara ini bertujuan untuk ajang pengembangan inovasi yang berasal dari ide anak bangsa untuk mengatasi pandemi Covid-19 dalam bidang teknologi kemaritiman dan perkapalan.

Pemenang kontes diumumkan pada 7 November 2020 lalu dan prestasi yang diraih oleh perwakilan UNDIP yaitu Juara 1 kategori desain kapal rumah sakit, Juara 3 kategori desain kapal ambulan, Juara Harapan 1 kategori desain kapal Ro-ro, dan Juara Harapan 1 kategori desain ERC (Electric Remote Control) Boat.

Keberhasilan yang telah diraih merupakan hal yang membanggakan karena mahasiswa UNDIP ikut serta dalam memberikan sumbangsih ilmu untuk pengembangan teknologi di Indonesia khususnya dalam bidang maritim dan perkapalan. Prestasi yang dicapai ini tak terlepas dari dukungan para dosen yang membimbing anak didiknya agar selalu berinovasi canggih.

UNDIP terus mendukung mahasiswa agar menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat kota Semarang dan Indonesia, sejalan dengan salah satu tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu untuk membangun kota dan pemukiman yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan. Diharapkan inovasi baru ini dapat mempermudah kehidupan masyarakat dalam kondisi pandemi di masa sekarang.

Sumber : https://www.UNDIP.ac.id/post/16877/UNDIP-mendominasi-kejuaraan-kompetisi-kapal-cepat-tak-berawak-nasional-2020.html

Penentuan Fishing Ground Rajungan untuk KUB Sido Makmur dan KUB Jasa Laut dengan Memanfaatkan Data Oseanografi

Pemanfaatan Data Oseanografi dalam Penentuan Fishing Ground Rajungan untuk KUB Sido Makmur dan KUB Jasa Laut, Desa Teluk Awur, Kecamatan Tah...