Minggu, 27 Desember 2020

Universitas Diponegoro Raih Predikat Terbaik LAPOR!

LAPOR! (Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat) adalah upaya untuk mengintegrasikan sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik dalam satu pintu. Tujuannya supaya masyarakat memiliki satu saluran pengaduan secara nasional.

LAPOR! adalah layanan penyampaian semua aspirasi dan pengaduan masyarakat Indonesia melalui beberapa kanal pengaduan melalui website www.lapor.go.id, SMS 1708 (Telkomsel, Indosat, Tri), Twitter @lapor1708 serta aplikasi mobile (Android dan iOS). Sampai dengan saat ini, SP4N-LAPOR! telah terhubung dengan 34 Kementerian, 96 Lembaga, dan 493 Pemerintah daerah di Indonesia.

Universitas Diponegoro berhasil meraih predikat PTN-BH Terbaik kategori Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik (LAPOR) pada ajang Anugerah Humas Dikti (AHD) 2020 yang digelar oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbud RI pada Rabu malam (23/12). Penghargaan diberikan secara virtual oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi RI Prof.Ir. Nizam, Ph.D.

Dalam AHD 2020 diumumkan Kategori Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik (LAPOR) yakni PTN-BH Terbaik diraih oleh Universitas Diponegoro, LLDikti Terbaik adalah LLDikti Wilayah V, PTN-Satker Terbaik yaitu Universitas Trunojoyo Madura dan PTN-BLU Terbaik berhasil diraih oleh Universitas Lampung.

Sumber : https://www.undip.ac.id/post/17260/undip-raih-predikat-pengelola-pengaduan-pelayanan-publik-lapor.html

Mahasiswa UNDIP Raih Prestasi dalam Ajang NASPO dan 12ASPO


Dalam ajang NASPO (National Applied Science Project Olympiad) dan I2ASPO (Indonesia International Applied Science Project Olympiad) yang diadakan oleh IYSA (Indonesian Young Scientific Association), mahasiswa Universitas Diponegoro berhasil meraih prestasi dalam ajang tersebut. Tema yang diangkat pada ajang ini adalah “Think Creative, Big Impact”. Perlombaan ini mengajak siswa dan mahasiswa untuk menemukan inovasi dan solusi dari permasalahan yang dapat diaplikasikan langsung pada masa pandemi Covid-19 saat ini.

Terdapat 6 tema yang dilombakan pada NASPO dan 10 tema pada I2ASPO. 6 tema tersebut berhubungan dengan permasalahan yang sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia, sehingga diharapkan ide-ide kreatif dari olimpiade ini yang dapat berguna dalam kehidupan masyarakat. Penilaian hasil kinerja peserta berdasarkan empat kategori yaitu Urgency (30%), Visibility (20%), Relevance (30%), dan Presentation (20%).

Universitas Diponegoro mengirimkan beberapa tim yang beranggotakan para mahasiswa dan dosen pembimbing. Pada Awarding Event yang diselenggarakan pada tanggal 23 Desember 2020, tim dari UNDIP berhasil meraih segudang prestasi. Pada NASPO, UNDIP berhasil mendapat medali perunggu dengan tema inovasi “MATERIAL-KU: Pengembangan Bisnis Digital Berbasis Start-Up Barang dan Jasa di Bidang Konstruksi demi Pembangunan yang Lebih Praktis dan Efisien”. Kemudian pada I2ASPO, tim dari UNDIP meraih juara hampir di seluruh kategori yaitu Gold, Silver, dan Bronze.

Tema yang berhasil meraih kejuaraan tersebut antara lain “Tira Spray: Innovation Anti-Termite Spray and Wood Gloss from Perepat Mangrove Fruits (Sonneratia alba Smith)” untuk Gold Medal, “I-FOR: Flow Battery Innovation with High Capacity and Eco-Friendly Materials as a Future Renewable Energy Storage Solution” dan “MBD (Microalgae Bio-Diesel): Tetraselmis sp. Biodiesel Innovation Using Simultaneous Method as Future Renewable Energy Supply” untuk Silver Medal, serta “The Innovation of PPE Mask Brick as a Solution to Dispose Medical Mask Waste” untuk Bronze Medal.

Sumber : https://www.UNDIP.ac.id/post/17268/UNDIP-raih-prestasi-pada-naspo-dan-i2aspo.html

Rabu, 23 Desember 2020

Universitas Dipnegoro Dinobatkan sebagai Lembaga Akademik Inovatif di Asia Tenggara dan Selatan oleh Clarivate Plc

Semarang – Universitas Diponegoro dinobatkan sebagai salah satu lembaga akademik terinovatif di Asia Tenggara dan Selatan tahun 2020 oleh Lembaga internasional yang berkomitmen memepercepat laju inovasi, Clarivate Plc. Penghargaan hanya diberikan kepada satu lembaga di masing-masing negara. Dengan demikian Undip menjadi satu-satunya universitas di Indonesia yang mendapatkan penghargaan South and South East Asia Innovation Award 2020 dari Clarivate Plc.

Clarivate berdiri pada 2016, sebelumnya merupakan divisi Intellectual Property and Science dari Thomson Reuters. Clarivate menjadi perushaan mandiri setelah Thomson Reuters Intellectual Property and Science Business diakuisisi.

Menurut Prof Yos, banyak indikator yang dipakai sebagai tolok ukur pencapaian lembaga yang dipimpinnya. Termasuk indikator yang relevan dalam posisi Undip sebagai PTN BH (Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum). Namun diakui, apresiasi dari eksternal bisa menjadi salah satu tolak ukur internal dalam bekerja.

Selain lembaga pendidikan tinggi, penghargaan inovasi juga diberikan untuk lembaga riset yang dimiliki pemerintah. Tahun 2020 ini Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tercatat sebagai penerma Penghargaan Inovasi Asia Tenggara dan Selatan dari Clarivate Plc. Sementara dari India ada, Council of Scientific and Industrial Research, kemudian Malaysian Palm Oil Board Malaysia, Agency for Science, Technology and Research Singapura dan Vietnam Academy of Science and Technology Vietnam.

Untuk kategori korporasi, PT Pertamina menjadi salah satu perusahaan di Asia Tenggara dan Selatan yang mendapat penghargaan atas inovasinya di tahun 2020. Beberapa perusahaan yang mendapat penghargaan serupa adalah  Petronas dari Malaysia, Sivantos Group dari Singapura, MAS Holdings dari Sri Lanka, Siam Cement Group dari Thailand dan Viettel Group dari Vietnam.

Penghargaan yang diberikan pekan ketiga November 2020 itu, dilaksanakan bersamaan dengan Innovation Forum yang mempertemukan para pemimpin dari sektor akademis, pemerintah dan industri di Asia Tenggara dan Selatan untuk berbagi pengalaman dalam melakukan transformasi dan mempercepat laju inovasi.

Pemberian penghargaan dilakukan setelah dilakukan pemantauan dan analisis atas volume paten, volume kutipan, keberhasilan paten dan kemampuannya mendunia. Data paten yang digunakan adalah dari Derwent World Patents Index ™ (DWPI) dan Derwent Patent Citations Index ™ (DPCI) yang merupakan lembaga pengelola database informasi paten terlengkap di dunia.

Terdapat 235 perguruan tinggi, lembaga penelitian pemerintah dan korporasi di Asia Tenggara dan Selatan yang diidentifikasi sebagai innovator. Dari hasil itu, Clarivate memberikan penghargaan inovasi kepada 28 lembaga yang berada di posisi teratas.

Forum Inovasi yang digelar Clarivate secara virtual, dibuka oleh CEO NITI Aayog, Amitabh Kant. Dalam orasinya, Amitabh mengungkapkan bagaimana komitmen Pemerintah India dalam mendorong riset dan inovasi, serta bagaimana melindungi kekayaan intelektual. “India mendorong belanja litbang secara substansial. Pemerintah India juga menerapkan pemberian hak patent dan aturan kontrak yang ketat untuk meningkatkan kepercayaan para innovator,”katanya.

Sumber : https://www.undip.ac.id/post/17247/clarivate-plc-nobatkan-undip-sebagai-lembaga-akademik-inovatif-di-asia-tenggara-dan-selatan.html

Start Up Indofishery.id Raih Juara 1 pada Expo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) XI Tahun 2020

Di akhir tahun 2020 ini, Universitas Diponegoro kembali mendapat penghargaan yang membanggakan sebagai juara I dalam Expo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) XI Tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Tema yang diangkat pada Expo KMI XI ini adalah “Connecting Opportunities”, kompetisi ini bertujuan untuk menghubungkan para peserta dari seluruh Indonesia untuk mengembangkan peluang usaha melalui kewirausahaan.

Perwakilan dari Undip merupakan tim start-up yang bernama Indofishery.id, yang didirikan oleh alumni dan mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Undip. Indofishery.id merupakan start up yang menyediakan berbagai hasil perikanan segar dan jasa pengirimannya.

Inovasi ini diciptakan dalam upaya untukmemenuhi kebutuhan masyarakat masa kini yang semakin kompleks dan membutuhkan solusi praktis. Hal ini kemudian memunculkan peluang menciptakan usaha untuk menjadi supplier produk hasil laut yang kini dapat melayani layanan pesan antar di berbagai kota antara lain Semarang, Kudus, Yogyakarta, dan Kendal. Dengan menggunakan aplikasi yang ada di Google Play atau menghubungi nomor yang tersedia, pembeli bisa mendapatkan hasil perikanan yang higienis dan segar secara mudah.

Produk yang tersedia pada Indofishery.id yaitu fresh fish, seafood, fillet ikan, dan olahan ikan. Konsistensi tim Indofishery.id dalam mengembangkan usaha merupakan poin tambahan yang menjadikannya start-up yang mampu bersaing di era global ini.

Prestasi yang diraih sebagai juara pertama merupakan apresiasi untuk start-up bentukan alumni FPIK Undip ini. Kedepannya, Universitas Diponegoro selalu mendukung perkembangan UKM dan start-up yang didirikan oleh alumni dan mahasiswa Undip dan memajukan perekonomian di Indonesia.

Sumber : https://www.undip.ac.id/post/17239/mahasiswa-undip-sabet-juara-i-pada-expo-kewirausahaan-mahasiswa-indonesia-kmi-xi-tahun-2020.html

Universitas Diponegoro Masih Menetapkan Kuliah Daring untuk Semester Genap Tahun Akademik 2020/2021

SEMARANG – Penyelenggaraan perkuliahan daring Universitas Diponegoro dipastikan masih tetap akan dilaksanakan untuk Semester Genap Tahun Akademik 2020/2021 yang akan dimulai pada bulan Januari 2021. Kebijakan tersebut diputuskan setelah menimbang masukan dari berbagai pihak. Hal tersebut telah ditegaskan oleh Wakil Rektor (WR) I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof Budi Setiyono PhD.

Penyelenggaraan kuliah daring dilaksanakan dengan berbagai pertimbangan untuk keamanan dikarenakan Jawa tengah masih masuk kategori zona merah yang diwaspadai Pandemi Covid-19.

Penyelenggaraan perkuliahan daring masih seperti semester sebelumnya. Ada pengecualian untuk mahasiswa yang harus praktikum, dan yang menjelang lulus bisa dilakukan secara tatap muka. Namun kegiatan itu pun dilakukan dengan protokol kesehatan dengan pengawasan ketat, di samping ada syarat izin dari orang tua dan dosen pengampu. Syarat lainnya adalah mahasiswa yang berkegiatan secara luring dalam kondisi sehat.

Pilihan secara daring utamanya mempertimbangkan keselamatan mahasiswa dan juga dosen. Penyebaran Covid-19 yang masih belum bisa diprediksi, sehingga pilihan tersebut harus diambil kembali meski kebijakan tersebut sudah dilakukan sejak semester lalu.

Pemerintah melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sudah memberi lampu hijau penerapan perkuliahan secara tatap muka. Namun pemberian izin pembelajaran tatap muka harus disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing, sehingga penyelenggara pendidikan termasuk perguruan tinggi harus bijak dalam membuat keputusan.

Pemerintah juga sudah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam  Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19. SKB tersebut memberikan kewenangan kepada aparatur di daerah karena dinilai sebagai pihak yang  paling mengetahui dan memahami kondisi, kebutuhan, dan kapasitas daerahnya.

Pihak universitas bahkan sudah melakukan antisipasi kualitas yang dihasilkan tetap terjaga meski perkuliahan dilakukan secara daring. Undip sudah menyiapkan studio di Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LP2MP) untuk mengembangkan model perkuliahan daring dan mendokumentasikan materi perkuliahan agar bisa diakses ulang oleh mahasiswa untuk pendalaman.

Berbagai sarana mulai dari website, email, forum komunitas dan sarana teknlogi informasi lainnya dipakai untuk mendukung pembelajaran yang disebut asinkron daring, yaitu metode yang memungkinkan peserta program melakukan pembelajaran selain di waktu yang sudah ditetapkan. Metode ini bertujuan menjaga kualitas pendidikan yang diselenggarakan.

Sumber : https://www.undip.ac.id/post/17229/undip-tetap-terapkan-kuliah-daring-di-semester-genap-ta-2020-2021.html

Sabtu, 19 Desember 2020

Potensi Gangguan Psikologis di Masa Pandemi Covid-19

SEMARANG – Terjadinya wabah atau pandemi Covid-19 yang menuntut terjadinya perubahan perilaku di masyarakat, potensial menyebabkan gangguan psikologis yang serius dan mengancam produktivitas masyarakat.

Seperti yang dikatakan Dekan Fakultas Psikologi Undip, Dian Ratna Sawitri SPsi MSi PhD, bahwa potensi gangguan psikologis perlu mendapat perhatian khusus. Terdapat perubahan perilaku yang disebut protective behavior, preparedness behavior dan perverse behavior. Ketiga perubahan perilaku tersebut  masing-masing memiliki implikasi yang bisa berujung pada gangguan psikologis.

Dengan angka kematian akibat Covid-19 yang mencapai 1,5 juta lebih telah mendorong Badan Kesehatan Dunia, WHO mengumumkan situasi darurat kesehatan masyarakat secara internasional.

Konsekuensinya adalah pembatasan sosial seperti kegiatan sekolah dan universitas berubah menjadi study from home, dibatasinya aktivitas perkantoran menjadikan munculnya work from home. Juga kebijakan penutupan tempat hiburan dan pariwisata yang berpengaruh pada melonjaknya pengangguran akibat pemutusan hubungan kerja.

Pada awalnya, masyarakat dapat menerima pembatasan, bersabar dan berharap keadaan segera pulih. Akan tetapi, ketika situasi wabah menjadi berkepanjangan, masyarakat mulai gelisah sehingga memunculkan beragam gangguan psikologis yang bisa dikelompokkan dalam tiga pola.

Kelompok pertama, protective behavior, adalah tindakan yang dilakukan individu untuk memenuhi aturan kesehatan dalam rangka menghentikan penyebaran penyakit. Protective behavior mencakup personal hygiene dan social distancingPersonal hygiene diwujudkan berupa tindakan seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menghindari makan di luar rumah, menyemprot desinfektan, memastikan kecukupan ventilasi udara di dalam ruangan. Sedangkan social distancing dilakukan dengan menjaga jarak untuk menghambat penyebaran virus, menghindari kerumunan dan menunda bepergian.

Pembatasan hubungan sosial dan karantina, dapat menimbulkan berkurangnya aktivitas fisik, munculnya perasaan sedih, terisolasi, bosan dan kesepian. Kondisi tersebut dapat menimbulkan prevalensi depresi, konsumsi alkohol dan obat-obat terlarang, adiksi atau kecanduan internet, dan kekerasan dalam rumah tangga.

Dia mengungkapkan, penyesuaian diri dalam pekerjaan seperti mempelajari hal baru dan menghadapi perubahan yang cepat, sering terjadi, dan drastic bias menimbulkan implikasi yang serius. Bentuknya bisa berupa menurunnya kepuasan kerja, bahkan meningkatnya burnout yaitu kondisi kelelahan fisik, mental, dan emosi yang dialami seseorang karena stress berlebihan dan berkepanjangan.

Kelompok kedua adalah preparedness behavior, yaitu perilaku yang ditujukan untuk memastikan ketersediaan sumber daya yang dibutuhkan individu untuk dapat melakukan respon yang tepat dalam rangka menghambat dan menghentikan penyebaran virus. Misalnya mencari informasi yang relevan tentang distribusi kasus, jumlah orang yang terinfeksi, intervensi yang telah dilakukan pemerintah, membeli hand sanitizer, masker, face shield, serta kebutuhan sehari-hari. 

Mencari informasi seputar pandemik seringkali membuka peluang munculnya kebingungan, ketidakpastian, dan kegelisahan. Reaksi menjadi serius pada individu yang memiliki kepribadian pencemas, apalagi yang telah memiliki gangguan psikologis terkait kecemasan seperti takut terinfeksi virus, takut berkontak dengan objek yang diduga dapat menularkan virus, takut terhadap orang asing. Akan muncul perilaku kompulsif seperti cuci tangan yang berlebihan, selalu membersihkan benda-benda yang akan disentuh, dan menyemprotkan disinfektan meski kondisi biasa. 

Kemudian yang ketiga disebut perverse behavior adalah perilaku yang berbeda dari yang dianggap normal oleh masyarakat, seperti menghindari kunjungan ke rumah sakit dan terobsesi membeli obat-obat anti virus sendiri. Kajian literatur yang dilakukan Usher dkk (2020) memberi gambaran, meskipun ketiga perubahan perilaku tersebut merupakan respon yang berkontribusi dalam menghambat penyebaran virus corona, ketiganya berkorelasi positif dengan meningkatnya kecemasan, meningginya kekhawatiran, dan semakin intensnya stres yang dialami individu.

Dekan Fakultas Psikologi Undip ini menyarankan agar ada penanganan khusus terhadap perubahan perilaku dan kondisi sosial akibat pandemi Covid-19. Perlu dilakukan mitigasi pengaruh pandemic terhadap kesehatan mental masyarakat. 

Sumber : https://www.undip.ac.id/post/17201/psikolog-undip-ingatkan-potensi-gangguan-psikologis-di-masa-pandemi-covid-19.html

Jumat, 18 Desember 2020

Pembenahan Infrastruktur Universitas Diponegoro untuk Kaum Disabilitas

Universitas Diponegoro merupakan salah satu universitas riset dan terbaik di Jawa Tengah yang terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Dan setiap orang memiliki hak yang sama dalam mendapatkan pelayanan dari UNDIP.



Oleh karena itu, Universitas Diponegoro terus membenahi fasilitas dan infrastruktur dalam hal pelayanan, termasuk pelayanan terhadap penyandang disabilitas dengan membangun fasilitas berupa jalan dan toilet khusus untuk difabel atau disabilitas.

Upaya Undip untuk melengkapi fasilitas termasuk untuk disabilitas adalah untuk meningkatkan pelayanan dan mengurangi kesenjangan. Wakil Rektor Riset dan Inovasi, Prof.Dr.Ir. Ambariyanto, M.Sc. dalam wawancaranya pada Kamis(17/12) menjelaskan bahwa pelayanan publik yang prima mendukung citra Undip sebagai satu dari universitas terbaik di Indonesia.

Lebih lanjut Prof. Ambar, menambahkan, “peningkatan fasilitas dan infrasktuktur khususnya untuk penyandang disabilitas turut mendukung program pembangunan berkelanjutan/ SDGs (Sustainable Development Goals) yakni pada poin tujuan ke-9 yakni membangun infrastuktur yang tangguh, mendukung industrialisasi yang inklusif dan berkelanjutan dan membantu perkembangan inovasi”.

Pembangunan dan ketersediaan fasilitas berupa jalur/jalan dan toilet khusus difabel bukan hanya di kantor pusat/gedung Rektorat, tetapi di semua unit, Fakultas, Sekolah PascasarjanaSekolah Vokasi dan kampus PSDKU Undip.

Sumber : https://www.undip.ac.id/post/17219/undip-terus-benahi-infrastuktur-untuk-disabilitas.html

Penentuan Fishing Ground Rajungan untuk KUB Sido Makmur dan KUB Jasa Laut dengan Memanfaatkan Data Oseanografi

Pemanfaatan Data Oseanografi dalam Penentuan Fishing Ground Rajungan untuk KUB Sido Makmur dan KUB Jasa Laut, Desa Teluk Awur, Kecamatan Tah...